Suasana Ramadanku

Dari kecil sampai dengan 2004 selalu terasa “biasa” karena memang di rumah.
Tahun 2005 puasa di kosan untuk pertama kali tapi masih di Malang jadi masih sering pulang.
Tahun 2006 puasa di rumah, sedang magang menunggu penempatan.
Tahun 2007 puasa di Cirebon, penempatan pertama dan puasa jauh dari keluarga untuk pertama kalinya, dengan makanan yang monoton karena warteg yang ada hanya itu.
Tahun 2008 puasa masih di Cirebon, makanan sudah lebih bervariasi, ibadah juga lebih khusyuk, life was just better.
Tahun 2009 juga masih puasa di Cirebon dengan banyak variasi-variasi yang menghasilkan keceriaan dan keindahan dalan bulan puasa. Makanan yang sederhana, nikmat, beraneka ragam, safari buka di pelbagai tempat. Shalat tarawih ganti-ganti masjid. Sangat menikmati bulan itu.
Tahun 2010 aku sudah pindah di Bintaro. Awal puasa ku lalui di Malang ketika sedang libur kuliah, sangat langka peristiwa seperti ini di tahun-tahun belakangan ataupun di tahun mendatang. Lalu balik ke Bintaro beberapa Minggu dan puasa di sana. Kuliah di saat puasa tidaklah mengerikan tetapi mengantukkan. Di minggu terakhir bulan puasa sudah liburan dan balik ke Malang, ini juga sangat menyenangkan dan pasti jarang terjadi jika tidak sedang kuliah.

Dengan siapa, dimanapun, dan apa yang ku kerjakan pada saat Ramadan, semuanya sangat membekas di hatiku, baik saat suka maupun duka.

Love you, love my family, love my country and Islam is my way